Presiden Resmi Serahkan Bansos Pedagang Kaki Lima dan Warung
Presiden Resmi Serahkan Bansos Pedagang Kaki Lima dan Warung

Presiden Resmi Serahkan Bansos Pedagang Kaki Lima dan Warung

Presiden Joko Widodo ditemani Menko Bidang Ekonomi Airlangga Hartarto dan Gubernur DI Yogyakarta Sri Sultan Hamengkubowono X salurkan Bansos tunai untuk pedagang kaki lima dan warung (BT-PKLW) ke yang menerima di wilayah Malioboro, Yogyakarta.

Jokowi, panggilan akrabnya, lakukan diskusi dengan pedagang yang menerima bantuan. Kepala Negara berharap supaya program BT-PKLW berguna untuk PKL dan pemilik warung untuk bangkit kembali di era pandemi.

“Kesempatan kali ini, saya meresmikan pemberian bansos tunai untuk 1 juta pedagang kaki lima dan warung kecil di semua Indonesia. bantuan Rp1,2 juta per-orang telah diawali pertama kalinya di teritori Malioboro,” tutur Presiden dalam info resmi, Sabtu (9/10).

Secara berbarengan, dilaksanakan juga pendistribusian bantuan di 141 kabupaten/kota, yang sudah dilakukan oleh TNI-POLRI. Adapun pendistribusian bantuan lewat polres dan kodim yang sudah dilakukan oleh babinsa dan babinkamtibmas.

Petugas memakai mekanisme program yang dipersiapkan TNI-Polri untuk jaga responsibilitas dan tata kelola.

Menko Airlangga mengemukakan jika sekarang ini mesin kemajuan ekonomi mulai lebih baik. Keadaan itu bersamaan dengan pandemi yang makin teratasi. Dan, ditopang bertambahnya jumlah warga yang divaksinasi.

Keyakinan diri warga untuk melakukan aktivitas mulai bertambah. Hingga, berpengaruh bagus untuk ekonomi warga, terhitung bidang pariwisata.

“Yogyakarta masih ada pada level 3. Secara riel, Yogyakarta ada di level 2, tetapi karena ada salah satunya kabupaten yang ada pada level 3, kita akan melihat 1 minggu ke depan,” tutur Airlangga.

Keterpihakan Pemerintah pada kelangsungan usaha warga direalisasikan dengan beragam program sebagai sisi Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Salah satunya yang diperuntukkan untuk warga kecil ialah BT-PKLW (bantuan tunai untuk pedagang kaki lima dan warung ).

Program ini mempunyai tujuan mengurangi beban warga yang jalankan bisnis micro, khususnya PKL dan warung.

Trending:  Sudahkah anda Cek Bantuan Sosial Tunai Juni 2021 ??

Disamping mengurangi beban PKL dan pemilik warung yang terkena imbas PPKM, program BT-PKLW menggerakkan pelaku usaha untuk segera bangun.

Yang menerima BT-PKLW ialah pelaku usaha yang belum memperoleh Banpres Produktif Usaha Micro (BPUM). Adapun bantuan yang diberikan sejumlah Rp1,2 juta dan mengarah pada 1 juta PKL berikut pemilik warung.