Tutorial Lomo Photoshop: Cara Mudah Membuat Efek Lomo di Photoshop

Warta Berita Baru

Pengertian Lomo Photoshop

Lomo Photoshop

Lomo Photoshop adalah teknik edit foto yang bertujuan untuk meniru gaya kamera Lomo. Gaya Lomo ditandai dengan hasil foto yang unik dan memiliki karakteristik tertentu seperti warna cerah, kontras tinggi, pencahayaan yang dramatis, dan efek vignet yang kuat.

Dalam membuat efek Lomo pada foto terdapat beberapa elemen yang harus diperhatikan seperti pencahayaan, warna, dan kontras. Selain itu, Lomo juga seringkali menghasilkan hasil foto yang memiliki efek lens flare, yaitu cahaya yang masuk ke dalam lensa kamera dan menciptakan efek cahaya berbentuk lingkaran atau bentuk-bentuk lainnya.

Meskipun teknik ini mulai dikenal sejak kamera Lomo populer pada tahun 1990-an, Lomo Photoshop menjadi pilihan yang lebih mudah dan praktis bagi para fotografer digital untuk menghasilkan hasil foto yang serupa.

Apa Itu Kamera Lomo?

Kamera Lomo adalah kamera analog buatan Rusia yang populer pada tahun 1990-an. Kamera ini dihasilkan oleh Leningrad Optical Mechanical Enterprise (LOMO) di St. Petersburg, Rusia. Kamera Lomo memiliki desain dan spesifikasi yang sederhana, namun mampu menghasilkan hasil foto yang unik dan berbeda dengan kamera analog lainnya. Gaya foto Lomo yang dihasilkan disebut sebagai “Lomography”. Kamera Lomo menjadi populer di seluruh dunia karena keunikan gaya fotonya dan menjadi simbol dari subkultur fotografi alternatif. Saat ini, meskipun kamera Lomo masih diproduksi dan dijual, teknologi digital dan aplikasi editing foto seperti Lomo Photoshop semakin populer sebagai alternatif yang lebih mudah dan cepat dalam menghasilkan gaya foto Lomo.

Cara Membuat Efek Lomo Photoshop

Cara Membuat Efek Lomo Photoshop

Apakah Anda ingin membuat foto Anda terlihat seperti diambil dengan kamera Lomo? Anda bisa mencoba menghasilkan efek Lomo dengan Photoshop. Berikut beberapa cara untuk membuat efek Lomo pada foto Anda menggunakan Photoshop.

Pilih Foto yang Cocok

Pilih Foto yang Cocok

Langkah pertama untuk membuat efek Lomo adalah memilih foto yang tepat. Memilih foto yang memiliki komposisi dan warna yang cocok sangatlah penting dalam membuat efek Lomo. Foto yang cocok untuk efek Lomo biasanya memiliki warna yang mencolok, komposisi yang menarik, dan kontras yang kuat.

Anda bisa menggunakan foto yang sudah ada atau mengambil foto baru. Pastikan foto yang Anda pilih sesuai dengan konsep foto yang ingin Anda buat.

Atur Brightness dan Contrast

Atur Brightness dan Contrast

Setelah memilih foto yang tepat, langkah berikutnya adalah mengatur brightness dan contrast foto. Efek Lomo biasanya memiliki kontras yang kuat dan warna yang mencolok. Anda bisa menggunakan fitur Brightness/Contrast di Photoshop untuk mengatur kedua hal tersebut.

Cara mengakses fitur Brightness/Contrast adalah dengan klik Image > Adjustments > Brightness/Contrast. Gunakan slider untuk mengatur brightness dan contrast hingga Anda mendapatkan hasil yang diinginkan.

Tambahkan Vignette

Tambahkan Vignette

Vignette adalah efek yang memusatkan perhatian pada tengah foto dengan mengaburkan bagian pinggir foto. Efek ini sering digunakan pada foto dengan kamera Lomo. Anda bisa menambahkan vignette pada foto Anda dengan menggunakan fitur Lens Correction di Photoshop.

Cara mengakses fitur Lens Correction adalah dengan klik Filter > Lens Correction. Pilih tab Custom, lalu geser slider Vignette hingga Anda mendapatkan hasil yang diinginkan.

Tambahkan Efek Film Grain

Tambahkan Efek Film Grain

Salah satu ciri khas kamera Lomo adalah adanya noise atau grain pada foto. Anda bisa menambahkan efek film grain pada foto Anda untuk meniru efek ini dengan menggunakan fitur Noise di Photoshop.

Cara mengakses fitur Noise adalah dengan klik Filter > Noise > Add Noise. Sesuaikan jumlah noise yang ditambahkan hingga sesuai dengan hasil yang diinginkan.

Selamat mencoba membuat efek Lomo pada foto Anda! Dengan sedikit usaha dan kreativitas, Anda bisa menciptakan foto yang menarik dan unik.

Penyesuaian Warna Kontras

Lomo Photoshop

Penyesuaian warna kontras adalah teknik penting dalam Lomo Photoshop. Dengan mengubah kontras, kita dapat memberikan efek mendalam pada foto dan meningkatkan kejelasan.

Meningkatkan Kontras dengan Kurva

Salah satu cara untuk meningkatkan kontras adalah dengan menggunakan kurva. Kurva adalah alat yang memberikan kontrol lebih pada warna, kontras dan kecerahan.

Untuk menggunakan kurva, pertama-tama buka gambar yang ingin Anda edit di Photoshop. Lalu, pilih layer yang ingin Anda ubah kontrasnya. Pada panel layers, Anda dapat menggunakan ikon “Create new fill or adjustment layer” untuk membuat lapisan penyesuaian baru.

Pilih “Curves” dan persiapkan gambar yang akan diedit. Anda akan melihat grafik kurva dengan sumbu horizontal untuk warna dan sumbu vertikal untuk kecerahan. Pada sumbu horizontal, kita dapat mengedit titik-titik untuk menyesuaikan kontras pada warna yang kita inginkan.

Untuk meningkatkan kontras, Anda dapat mengklik pada titik pada kurva dan menariknya ke atas pada sumbu vertikal. Hal ini akan membuat warna menjadi lebih terang dan memberikan efek kontras yang lebih kuat. Jika Anda ingin mengurangi kontras, cukup tarik titik ke bawah.

Selain memperbesar gambar dengan zoom, kita juga dapat melihat perbedaan yang dibuat oleh kurva pada warna dan kontras dengan menggunakan visualisasi histogram. Histogram menunjukkan distribusi warna pada gambar dan dapat membantu dalam mengedit kontras. Histogram akan berubah saat Anda mengedit kurva pada warna tertentu.

Seperti dalam semua teknik pengeditan foto, penting juga untuk tidak berlebihan dalam menambahkan kontras. Terlalu banyak kontras dapat membuat foto terlihat artifisial dan rusak. Cobalah untuk menambahkan kontras sedikit demi sedikit dan selalu lihat hasil akhirnya.

Penyesuaian Kontras dengan Brightness dan Contrast

Tidak hanya menggunakan kurva, kita dapat meningkatkan kontras dengan menyesuaikan kecerahan dan kontras dengan Brightness/Contrast yang tersedia di Photoshop. Meskipun hasilnya mungkin sedikit berbeda, tetapi ini juga cara yang mudah untuk meningkatkan kontras.

Buka gambar yang ingin Anda edit dan tentukan lapisan yang ingin diubah kontrasnya. Dalam Properties panel, Anda akan menemukan Brightness/Contrast. Geser penggeser “Contrast” ke kanan untuk menambah kontras, dan ke kiri untuk mengurangi kontras.

Perbedaan antara peningkatan kontras dengan kurva dan Brightness/Contrast adalah bahwa penggunaan kurva dapat lebih akurat karena kita dapat mengontrol kontras secara spesifik pada setiap warna, sedangkan dengan Brightness/Contrast, kita memberikan efek kontras pada keseluruhan gambar secara keseluruhan.

Pilihlah teknik yang sesuai dengan kebutuhan pengeditan foto Anda. Seiring waktu, dengan praktek dan eksperimen, Anda akan menemukan cara terbaik untuk meningkatkan kontras pada gambar Lomo Anda.

Penyesuaian Kecerahan

Penyesuaian Kecerahan

Penyesuaian kecerahan adalah proses mengatur tingkat kecerahan pada foto. Selain kontras, penyesuaian kecerahan juga diperlukan dalam Lomo Photoshop untuk menciptakan efek yang diinginkan.

Menambahkan Kecerahan dengan Levels

Salah satu cara untuk menambahkan kecerahan pada foto adalah dengan menggunakan fitur Levels. Langkah-langkah yang dapat diikuti adalah sebagai berikut.

  1. Buka foto yang ingin diubah kecerahannya pada Photoshop.
  2. Pilih menu Image > Adjustments > Levels.
  3. Akan muncul jendela Levels dengan pilihan slider dan histogram. Untuk menambahkan kecerahan, drag slider yang berada di tengah ke arah kanan. Perhatikan histogram untuk melihat perubahan yang terjadi.
  4. Tambahkan kecerahan pada bagian tertentu dengan menggunakan slider yang ada di bawah histogram. Slider kiri untuk bayangan, slider tengah untuk midtones, dan slider kanan untuk highlight. Jangan lupa untuk memperhatikan histogram agar tidak terlalu overexpose.
  5. Jika sudah puas dengan hasilnya, klik OK.

Hasil dari penyesuaian kecerahan dengan Levels dapat membuat foto terlihat lebih terang dan hidup. Namun, perlu diingat bahwa penggunaan Levels yang berlebihan dapat membuat foto terlihat terlalu overexpose dan menghilangkan detail pada bayangan dan highlight.

Penambahan Filter Warna

Penambahan Filter Warna Lomo Photoshop

Teknik Lomo Photoshop tidak hanya melibatkan penggunaan teknik fotografi klasik Lomo, tetapi juga penggunaan software editing seperti Adobe Photoshop. Salah satu teknik editing utama dalam Lomo Photoshop adalah penambahan filter warna. Filter warna dapat memperkuat nuansa Lomo pada foto dan memberikan kesan dramatis dan menarik pada foto tersebut.

Menambahkan Filter Warna dengan Layer Adjustment

Cara paling umum untuk menambahkan filter warna pada foto adalah melalui layer adjustment. Berikut ini adalah langkah-langkahnya:

  1. Pilih foto yang ingin diberi filter warna.
  2. Buka Photoshop dan buat salinan layer foto tersebut dengan menekan tombol Ctrl+J atau Command+J pada keyboard.
  3. Pilih layer yang baru dibuat, kemudian klik pada icon adjustment layer di sebelah kanan bawah panel layer. Pilih salah satu adjustment layer yang diinginkan, seperti hue/saturation atau color balance.
  4. Sesuaikan setting adjustment layer tersebut hingga diperoleh warna yang diinginkan. Ada banyak warna filter yang dapat dipilih, seperti merah, oranye, hijau, biru, dan ungu.
  5. Gunakan brush hitam atau putih pada mask layer adjustment untuk mengatur seberapa intens filter warna yang diaplikasikan pada foto.

Dengan menggunakan cara ini, foto dapat diberi filter warna yang berbeda-beda dan disesuaikan dengan keinginan. Selain itu, penggunaan layer adjustment juga memungkinkan untuk memodifikasi filter warna secara non-destruktif.

Penambahan Vignette

Penambahan Vignette

Vignette atau bayangan gelap di sudut foto merupakan salah satu efek khas dari kamera Lomo. Efek ini memunculkan kesan estetik dan old school yang sangat populer di kalangan fotografer dan pecinta fotografi. Dalam artikel ini, kami akan memberikan cara menambahkan efek vignette pada foto dengan menggunakan tool atau fitur di aplikasi Photoshop.

Menambahkan Vignette dengan Lens Correction

Salah satu metode yang bisa dilakukan untuk menambahkan efek vignette pada foto di Photoshop adalah dengan menggunakan fitur “Lens Correction”. Caranya sebagai berikut:

  1. Buka aplikasi Photoshop, dan buka foto yang ingin diberi efek vignette
  2. Buka menu “Filter”, kemudian pilih “Lens Correction”
  3. Pada bagian “Custom” di jendela Lens Correction, atur lebar sudut dan jumlah vignette yang diinginkan dengan menggunakan slider “Amount” dan “Midpoint”
  4. Klik “OK” untuk menerapkan efek vignette pada foto

Dengan menambahkan efek vignette pada foto menggunakan fitur Lens Correction, foto akan memiliki tampilan yang lebih dramatis dan menarik. Vignette akan membuat fokus objek pada foto semakin jelas, karena efek ini membuat sudut foto menjadi lebih gelap dan fokus pada objek yang ingin ditonjolkan. Sebuah contoh foto yang telah disematkan efek vignette dapat dilihat pada gambar di bawah ini:

Contoh foto dengan efek vignette

Perlu diingat, efek vignette pada foto sebaiknya tidak diaplikasikan secara berlebihan, karena dapat merusak tampilan foto dan menyebabkan hasil foto kurang rapi dan tidak teratur. Oleh karena itu, sebaiknya pilih tingkat vignette yang pas dan sesuai dengan foto yang ingin diberi efek. Selamat mencoba!

Penambahan Grain

Penambahan Grain

Grain atau butiran adalah efek partikel pada foto yang kesannya seperti diambil dengan kamera film.

Untuk menciptakan efek tersebut pada foto digital, salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan menambahkan grain atau butiran pada foto tersebut. Selain memberikan kesan retro, efek grain juga dapat memberikan dramatis pada foto.

Menambahkan Grain dengan Filter Noise

Salah satu cara mudah untuk menambahkan grain pada foto adalah dengan menggunakan fitur noise pada program Adobe Photoshop. Berikut adalah langkah-langkahnya:

  1. Buka foto yang ingin Anda tambahkan grain-nya di Adobe Photoshop.
  2. Duplikat layer foto dengan cara menekan Ctrl + J (di Windows) atau Command + J (di Mac)
  3. Pilih duplikat layer, kemudian pilih Filter > Noise > Add Noise
  4. Pada jendela dialog yang muncul, pastikan opsi Gaussian dan Monochromatic sudah tercentang. Atur jumlah grain yang Anda inginkan, semakin besar angkanya maka semakin banyak butiran yang muncul pada foto.
  5. Setelah Anda puas dengan hasilnya, klik OK.
  6. Ubah blending mode layer menjadi Overlay atau Soft Light agar efek grain lebih natural.
  7. Atur opacity layer sesuai dengan keinginan Anda.

Setelah Anda selesai menambahkan grain pada foto, Anda dapat melakukan finishing touch pada foto seperti menambahkan vignette atau frame untuk memberikan kesan yang lebih dramatis dan vintage.

Peningkatan Warna dan Kontras

Peningkatan Warna dan Kontras

Salah satu teknik Lomo Photoshop yang umum adalah meningkatkan warna dan kontras pada foto. Anda dapat menggunakan opsi penyesuaian warna dan saturasi untuk menaikkan warna dan menambahkan efek hangat pada foto Anda, meningkatkan kontras untuk membuat warna lebih hidup dan mendefinisikan area foto dengan lebih jelas.

Untuk melakukan peningkatan warna dan kontras, buka foto yang ingin ditingkatkan di Adobe Photoshop dan pilih opsi “Brightness/Contrast” dan “Hue/Saturation” dalam menu Layers.

Pengaturan Kecerahan

Kecerahan foto dapat memengaruhi nuansa dan kualitas gambar secara keseluruhan. Terlalu cerah atau terlalu gelap dapat merusak kualitas dan nuansa foto tersebut. Namun, dengan teknik Lomo Photoshop, Anda bisa menyesuaikan kecerahan foto untuk membuatnya lebih menarik dan estetis.

Untuk menyesuaikan kecerahan foto, pilih opsi “Levels” dalam menu Layers. Anda bisa menyesuaikan kecerahan dengan memindahkan slider hitam, abu-abu, dan putih di sepanjang grafik untuk menambah/reflekskan kecerahan foto Anda.

Pengaturan Tonalitas

Perbedaan tonalitas dalam foto dapat membuat foto terlihat pudar dan kurang menarik. Teknik Lomo Photoshop dapat membantu meningkatkan tonalitas pada foto sehingga terlihat lebih segar dan hidup.

Untuk mengatur tonalitas, pilih opsi “Curves” dalam menu Layers. Anda bisa menyesuaikan tonalitas dengan memindahkan slider pada grafik untuk membuat foto terlihat lebih berenergi dan segar.

Menghapus Noise

Noise atau bintik-bintik pada foto dapat mengganggu detil dan kejernihan foto. Dalam teknik Lomo Photoshop, Anda bisa menghapus noise dengan opsi “Noise Removal” untuk mempertajam detail dan kejernihan foto.

Untuk menghapus noise, Anda bisa menggunakan filter “Reduce Noise” pada menu Layers dan menyesuaikan pengaturan filter sesuai keinginan Anda.

Pengaturan Kontras dan Kedalaman Warna

Kontras dan kedalaman warna pada foto dapat mempengaruhi nuansa dan perasaan dari foto itu sendiri. Teknik Lomo Photoshop dapat membantu Anda menyesuaikan kontras dan kedalaman warna pada foto Anda sehingga terlihat lebih estetis dan menarik.

Untuk menyesuaikan kontras dan kedalaman warna, pilih opsi “Vibrance” dalam menu Layers dan atur parameter “Saturation” dan “Vibrance” sesuai dengan keinginan Anda. Anda bisa menaikkan atau menurunkan nilai untuk menyesuaikan kontras dan kedalaman warna pada foto.

Pengaturan Masking

Pengaturan masking adalah teknik Lomo Photoshop yang membantu Anda membuat efek tertentu pada foto dengan kaedah masking dan pengaturan layer.

Untuk mengatur masking pada foto, Anda bisa menggunakan opsi “Layer Masks” pada menu Layers dan menambahkan efek tertentu pada area tertentu pada foto. Anda bisa membuat masker baru dengan klik kanan pada layer tertentu dan memilih “Layer Masking” dan kemudian mengedit masker tersebut untuk menciptakan efek yang diinginkan.

Pengaturan Sharpness

Sharpness pada foto adalah kunci utama untuk mempertajam detail dan meningkatkan ketajaman. Teknik Lomo Photoshop dapat membantu meningkatkan sharpness pada foto Anda sehingga terlihat lebih detail dan jernih.

Untuk meningkatkan sharpness pada foto, gunakan opsi “Sharpen” pada menu Layers dan sesuaikan pengaturannya sesuai dengan keinginan Anda. Anda bisa menaikkan atau menurunkan nilai untuk membuat foto terlihat lebih detail dan jernih.

Pengaturan White Balance

White balance pada foto adalah keadaan di mana warna foto terlihat sesuai dengan lighting yang diterima ketika foto diambil.

Dalam teknik Lomo Photoshop, Anda bisa mengatur white balance pada foto dengan menggunakan opsi “White Balance” pada menu Layers dan menyesuaikan pengaturannya sesuai dengan keinginan Anda. Anda bisa menaikkan atau menurunkan nilai untuk membuat warna foto lebih sesuai dengan kondisi pencahayaan saat pengambilan foto.

Saran Video Seputar : Tutorial Lomo Photoshop: Cara Mudah Membuat Efek Lomo di Photoshop

Also Read

Tags

Ads - Before Footer