Bisnis Syariah

Kesempatan Bisnis Syariah serta Beberapa Contoh Upayanya

Anda ingin tahu, semacam apa sih contoh Bisnis Syariah ? Sesungguhnya, semua wujud perdagangan yang telah dilakukan sesuai hukum dan tata peraturan Islam maka bisa dikatakan sebagai bisnis syariah.

Dalam hukum bisnis syariah, pelaksananya tidak cuman mengutamakan keuntungan saja, namun juga apakah aktivitas jual-beli yang dikerjakan dapat memperoleh ke-ridho-an Allah atau tidak.

Kesempatan Bisnis Syariah

Islam benar-benar sangat mengontrol bagaimana penganutnya saat melakukan muamalah atau hubungan sosial, terhitung didalamnya tata peraturan menjalankan bisnis.

Tetapi, tidak berarti seorang muslim tidak dapat mempunyai bisnis sendiri. Sepanjang masih sesuai tata ketentuan Islam, karena itu seorang muslim dibebaskan untuk menjalankan bisnis syariah yang dia harapkan.

Di bawah ini merupakan beberapa ide kesempatan bisnis syariah yang dapat Anda lakukan sesuai kekuatan dan minat Anda!

  1. Salon Syariah

Salon Syariah

Untuk seorang muslimah, rambut adalah anggota badan yang disebut aurat dan tidak boleh disaksikan oleh orang yang bukan mahram-nya.

Untuk Anda yang mempunyai ketrampilan di bagian tata rias serta kecantikan, perihal ini dapat Anda jadikan kesempatan dengan membuka salon syariah spesial muslimah.

  1. Bisnis Jilbab Syar’i

Ketertarikan warga pada jilbab sekarang ini makin tinggi. Bersamaan dengan hal itu, semakin banyak orang-orang yang menjajakan jilbab untuk memenuhi keperluan beberapa muslimah di Indonesia.

Tetapi sayang, tidak seluruhnya jilbab itu sudah sesuai syariat. Karenanya, Anda dapat isi kesempatan ini dengan menghasilkan jilbab syar’i atau cari produsen jilbab yang sesuai syariat lalu menjualnya sebagai reseller.

  1. Ojek Syar’i

Ojek Syar'i

Gagasan bisnis syariah yang ketiga ini masih untuk para kaum hawa. Bersamaan dengan keperluan mobilitas yang cepat, ojek menjadi satu diantara alternative untuk penuhi keperluan ini.

Tetapi sayang, umumnya pengendara ojek ialah lelaki.

Trending:  Berminat Beli Rumah Pakai KPR Syariah? Kenali Dulu 2 Jenis Akadnya

Ini sudah pasti cukup merepotkan untuk beberapa muslimah karena cemas menyalahi hukum syara’ bila boncengan sama orang yang bukan mahram-nya.

Hingga, kehadiran ojek syar’i dengan driver kaum hawa menjadi jalan keluar.

  1. Kosmetik Halal

Sebagai wanita, kosmetik menjadi satu diantara barang yang diperlukan. Sayang, tidak seluruhnya produsen kosmetik yang sekarang ini tersebar memakai beberapa bahan yang halal.

Karenanya, Anda dapat jadikan ini sebagai kesempatan untuk produksi atau jual produk kosmetik yang halal.

  1. Pengobatan versi Nabi

Anda dapat juga menjalankan bisnis dengan mengaplikasikan pengobatan versi nabi. Misalkan dengan menjajakan madu, kurma, atau pelengkap makanan yang memiliki kandungan beberapa bahan yang disunahkan oleh nabi.

Disamping itu, bila Anda dapat melakukan bekam, Anda juga dapat buka praktek bekam untuk mengeluarkan darah-darah yang kotor.

  1. Travel Haji Umroh

Travel Haji Umroh

Mengerjakan ibadah haji serta umroh adalah kegiatan sebagai dambaan nyaris tiap kaum muslim.

Anda dapat jadikan ini sebagai kesempatan bisnis Anda. Tetapi harus diingat supaya bisnis travel yang Anda kerjakan harus juga dilaksanakan sesuai hukum syariah. Yakni dengan tidak memakai dana talangan.

Saat Anda memakai dana talangan, karena itu Anda menyatukan dua akad pada sebuah transaksi bisnis, yakni akad hutang dan jual-beli.

Biasanya ini akan memunculkan ada ganti rugi harga atau tambahan keuntungan yang mengakibatkan akad ini memiliki kandungan elemen riba didalamnya.

  1. Pegadaian Syariah Tanpa Bunga

Pegadaian sebetulnya bukan hal yang dilarang dalam agama Islam. Tetapi dengan persyaratan pegadaian itu tidak memiliki kandungan bunga.

Namun, mayoritas pegadaian syariah di Indonesia walau menjelaskan tidak menggunakan bunga, tetapi tidak sungguh-sungguh menghilangkannya.

Bunga itu ditukar dengan ongkos simpan dengan akad ijarah jasa.

Trending:  Inspirasi Usaha Sampingan Bagi¬†Karyawan Demi Menambah Isi Dompet

Maka mekanisme pegadaian syariah yang berada di Indonesia memakai dua akad yakni akad gadai dan akad ijarah.

  1. Bisnis Properti Syariah

Bisnis Properti Syariah

Menjadi hal yang biasa bila seseorang ingin menjalankan bisnis property, karena itu dia akan ajukan utang ke bank. Sudah pasti utang ini akan dibarengi dengan bunga.

Disamping itu, umumnya bisnis property memakai dua akad, yakni akad sewa dan akad jual-beli.

Hingga jika sang penyicil kehilangan kekuatan untuk melanjutkan angsurannya, maka resikonya akan mendapatkan denda bahkan juga sita. Ini sudah pasti akan bikin rugi salah satu pihak.

Tetapi, dalam jalankan bisnis properti syariah, keterkaitan bank benar-benar diminimalisasi, bahkan juga tidak ada. Hingga tidak ada bunga bank dalam pembayarannya.

Disamping itu, akad dalam bisnis properti cuman memakai satu akad, yakni akad jual-beli. Karenanya, jika customer telat bayar angsuran, maka tidak akan terbebani dengan denda dan properti yang dibeli tidak diambil alih.

Umumnya, dalam bisnis property syariah, jika customer tidak sanggup melanjutkan pembayaran, karena itu baik developer atau customer akan sama cari jalan keluarnya. Satu diantaranya dengan memerintah customer untuk jual propertinya ke seseorang atau memberikan pembayaran angsuran property ke seseorang.

Perbedaannya, pada bisnis properti konservatif, saat pembayaran credit terhalang, karena itu property itu akan diambil alih dan uang tidak dibalikkan. Sementara dalam bisnis property syariah, bila pembayaran property diarahkan ke seseorang, karena itu kelebihan pembayaran tetap dibalikkan ke customer.

Itulah sebagian contoh bisnis syariah yang dapat Anda laksanakan. Apabila menurut Anda artikel ini berguna, maka Anda dapat membagi artikel ini ke famili dan kenalan Anda.

DAFTAR ISI