kartu prakerja 2021, dilengkapi pencarian lowongan kerja

Kartu Prakerja Terbaru 2021, Dilengkapi Lowongan Pencarian Kerja 

Struktur  Kartu Prakerja terbaru 2021 memiliki fitur baru. fitur ini membantu para peserta untuk mencari pekerjaan yang bernama job recomendation.

Direktur Eksekutif Manajemen Program Kartu Prakerja Denni Puspa Purbasari memaparkan ekosistem Kartu Prakerja sudah bekerja sama dengan 2 portal kerja untuk memberikan fitur rekomendasi pekerjaan di dasbor masing-masing peserta.

“Contohnya, seseorang yang menerima Kartu Prakerja Terbaru 2021 merancang bentuk grafis, jadi dia akan menerima data peluang kerja di sektor itu di dashboard-nya,” 

Di fitur itu ada kurang lebih sepuluh besar peluang kerja yang paling dicari. Daftar lowongan itu akan tetap diperbaiki dari bulan ke bulan serta dipaparkan ke provinsi.

Untuk saat ini, sepuluh besar tugas paling diburu yang tertulis di ‘Tren Rekrutmen’ www.prakerja.go.id ditempati antara lain bagian pemasaran ritel, penjualan/pemgembangan usaha, IT-perangkat lunak, akuntansi umum/pendanaan, penjualan-korporasi, personalia , perbankan serta staf administrasi umum.

Menurut dia dengan fitur anyar berwujud data lowongan serta mode tugas secara digital, Program Kartu Prakerja menggantikan tradisi lama banyak pemburu kerja, yang selama ini mengirim lamaran tugas berwujud kertas tercetak dikemas dalam amplop coklat menurut data dari mulut ke mulut.

“Tentu, manfaatkan trik formal begitu, usaha seseorang pemburu kerja gak bakal ketemu hasil maksimal serta begitu tidak sama diperbandingkan jika melamar kerja secara digital lewat platform kerja. Pola-pola penyesuaian anyar dengan teknologi beginilah yang Prakerja perkenalkan pada angkatan kerja kita,” ujarnya.

Sejak Manajemen Pelaksana dibentuk pada 17 Maret 2020 serta gelombang pertama diluncurkan pada 11 April 2020, Program Kartu Prakerja baru berumur 17 bulan. Akan tetapi, dalam umur sedini itu, Kartu Prakerja sukses mengganti wajah pelayanan masyarakat, terutama di sektor kursus vokasi di masa digital kini.

Proses implementasi program terjadi digital end-to-end, tanpa ada tatap muka serta tanpa ada penghubung. Diluar itu, Kartu Prakerja sukses mendongkrak inklusi keuangan di Indonesia, dan menempatkan dasar ‘consumer centric’ .

yaitu suatu pelayanan dengan kepuasan pelanggan. Terbukti, Program Kartu Prakerja punya pusat pelayanan kontak yang bisa dipercaya, bekerja 12 jam setiap hari tanpa ada libur, melalui tiga macam saluran pelayanan sesuai alternatif pengguna layanan.

Dengan bermacam kelebihan itu, Direktur Eksekutif Management Pelaku Program Kartu Prakerja mengatakan Program Kartu Prakerja sebagai ‘the first government startup’ . lahir serta menjalankan operasional dengan dana APBN, akan memiliki program kultur sebagai halnya perusahaan rintisan yang didominasi anak muda berdaya keberhasilan dan meskipun demikian, tetapi tinggi.

“Kartu Prakerja ini berbeda. Saya optimis kalau program ini membuat perbedaan. Dengan kapabilitas technologi digital, nilai serta kecepatan yang dibuat begitu tinggi, karena 17 bulan jalan dapat menyentuh 10 juta penerima dari 514 kabupaten/kota. 

Bahkan, di Papua, khusus tahun ini saja penerimanya sudah sampai 63 ribu orang,” ujar Denni.

Menurut dia Kartu Prakerja sukses jadi program inklusif yang dapat menghitung kemajuan proses evaluasi banyak penerimanya. Di luar itu, program inklusivitas ini tampak karena Kartu Prakerja dapat dibuktikan dapat memeluk beberapa orang di pedesaan, bekas Buruh Migran Indonesia, difabel, dan mereka yang tinggal di wilayah tertinggal.

“sejak awal kami berkeinginan menjadikan ini sebagai suatu produk, serta tidak hanya program yang menyerap APBN. Dan seperti suatu korporasi, kami berjuang agar produk ini jangan pernah menjadi produk tidak sukses. Karenanya, kami mesti mendengarkan suara konsumen,” tuturnya

Trending:  Program Kartu Prakerja Gelombang 18 Kembali Dibuka. Benarkah ?