Invetasi Jangka Panjang, Bagaimana Peluang dan Resikonya ?

Apa yang telah ada di pikiran Anda saat dengar kata investasi jangka panjang? Tentunya yang tebersit pada awal ialah masalah uang. Tidak salah memang, karena investasi ialah suatu hal yang ada hubungan dengan uang. Walau tidak selamanya investasi itu berbentuk uang, tetapi uang menjadi mediator untuk beli atau ambil produk investasi yang diharapkan.

APLIKASI PENGHASIL UANG 2021

Aplikasi Penghasil Uang 2021

Tentunya investasi itu sama dengan uang, potensial, dan jangka waktu. Dan satu lagi yang perlu jadi perhatian dalam melakukan investasi yakni konsep prudent atau kehati-hatian. Janganlah sampai Anda salah pilih produk investasi, karena tiap investasi itu mempunyai resikonya masing-masing. Pada umumnya investasi bisa disimpulkan sebagai usaha menyempatkan, menggunakan waktu, uang atau tenaga untuk keuntungan dan keinginan untuk memperoleh manfaat atau keuntungan di masa akan datang . Sehingga, investasi dapat disebut sebagai usaha membeli suatu hal yang diinginkan pada waktu mendatang bisa dipasarkan kembali dengan nilai yang semakin tinggi dari sebelumnya. Dengan demikian ada keuntungan atau margin setiap transaksi bisnis beli dan jual.

Lantas apa sesungguhnya yang diinginkan dari invetsasi itu? Beberapa orang yang berasumsi jika investasi itu sebagai satu diantaranya langkah baik untuk amankan atau jaga asset (kekayaan). Dengan investasi orang berharapa ada agunan keuangan yang jelas di masa datang. Diakui jika sekarang ini ada banyak orang yang belum mengetahui keutamaan melakukan investasi. Atau banyak pula orang yang tidak sadar jika sebetulnya dia melakukan investasi walau dengan beberapa cara konservatif seperti beli rumah, beli emas, dan lain-lain.

Motivasi saat lakukan investasi jangka panjang

Memang benar ada bermacam motivasi dan langkah orang dalam melakukan investasi. Ada yang berasumsi jika investasinya itu sebagai penyiapan untuk masuk periode pensiun (sebagai dana pensiun). Ada juga yang melakukan dengan beli rumah yang notabene dikenali nilai jual rumah/tanah tidak pernah mengalaminya penyusutan. Tetapi cukup banyak juga yang melakukan investasi dengan maksud untuk dana pendidikan anak atau untuk ongkos pernikahan.

Pada suatu hasil survei (investopedia) tersingkap jika yang paling menguasai yakni sekitar 47,1% responden orang lakukan investasi untuk maksud beli rumah. Selanjutnya diikuti di posisi kedua sekitar 29,68% informan menjawab investasi diperuntukkan sebagai dana pensiun. Kemudian posisi ketiga dan keempat ialah orang yang lakukan investasi dengan arah untuk dana pendidikan anak yaitu sejumlah 12,9% responden dan untuk ongkos pernikahan diputuskan 10,32% informan.

Bila ingin disederhanakan kembali, maka investasi dapat dipisah jadi dua tipe besar. Yakni investasi jangka pendek dan investasi jangka panjang. Investasi jangka pendek hanya memerlukan waktu kurang dari 1 tahun dengan arah sama yaitu memperoleh keuntungan. Umumnya, investasi jangka pendek condong akan dipasarkan ke orang atau perusahaan lain. Sedang investasi jangka panjang ialah melaksanakan penanaman asset dalam jangka waktu panjang. Yang jelas, investasi jangka panjang memerlukan saat yang lumayan lama, dapat sampai setahun atau lebih buat capai untung yang tinggi.

Tidak sama dengan investasi jangka pendek yang bakal dipasarkan, karena itu investasi jangka panjang umumnya tidak dipasarkan sepanjang tahun. Bahkan juga ada banyak investasi jangka panjang yang tidak pernah dipasarkan sama sekalipun. Dengan kesabaran, karena itu potensi jumlah keuntungan yang bakal diterima dari investasi jangka panjang termasuk sangatlah tinggi.

Trending:  Mengenali Makna Broker dan Perannya, Sebelum Terjun Kedunia Saham

Enam Tipe Investasi jangka Panjang

Minimal ada enam tipe investasi jangka panjang. Enam tipe investasi jangka panjang yang dapat diputuskan ialah: investasi emas, investasi saham, property, obligasi, tabungan berjangka, dan reksa dana saham. Investasi jangka panjang ini bukan hanya dapat menyelamatkan uang tetapi dapat menambah nilai uang di masa datang. Makin awal atau muda Anda lakukan investasi, maka diperkirakan makin banyak pula keuntungan yang dapat Anda peroleh nantinya.

Berikut Tipe Investasi yang Menjadi Opsi:

  1. Investasi Emas

Begini Cara Investasi Emas yang Mudah Bagi Pemula

Emas adalah satu diantara investasi yang memberikan keuntungan karena lebih konstan dan tidak dipengaruhi inflasi. Investasi emas dipandang benar-benar pas sebagai investasi jangka panjang. Langkah melakukan investasi emas juga termasuk gampang saja. Anda tinggal beli emas di beberapa toko paling dipercaya, seperti Antam atau Pegadaian. Walau gampang triknya, tetapi Anda harus pastikan mempunyai area untuk menyimpan aman untuk menghindar beberapa hal jelek terjadi. Dan yang perlu menjadi perhatian ialah kesiagaan. Karena saat ini lebih banyak pelaku-oknum yang tawarkan emas palsu . Maka, hati-hatilah dan kita pelajari bagaimana membandingkan emas yang asli dan palsu dengan cermat supaya tidak tertipu dengan emas palsu.

  1. Investasi Saham

Investasi tipe saham berikut yang sebetulnya sering dipakai warga, kenapa? Ada banyak keunggulan dari investasi saham yang jadikan investasi ini sebagai investasi jangka panjang yang baik. Dalam investasi saham, Anda tidak perlu mengelolanya seperti investasi di bagian property atau usaha. Karena saham ini ialah “kertas” investasi. Sebenarnya saham nilainya dapat naik, bahkan juga secara berarti dalam jangka waktu panjang.

Melakukan investasi saham sama dengan investasi dalam ekonomi. Di mana Anda akan memperoleh dividen dari keuntungan satu perusahaan yang sahamnya Anda punya, tentu saja saham yang memiliki likuiditas yang tinggi.

Berapa saja jumlahnya uang yang Anda investasikan pada sebuah saham karena itu maknanya Anda pun mempunyai perusahaan itu walau cuman dengan jumlah yang tidak berarti. Saham sebagai bukti pemilikan seseorang pada sebuah perusahaan atau perseroan . Sehingga dengan mempunyai saham itu, karena itu Anda memiliki hak menerima dividen atau pembagian keuntungan yang dibagi perusahaan tiap tahunnya. Nah untuk pemula, dianjurkan untuk memilih saham bluechip saja supaya investasi yang dibenamkan termasuk aman saja. Apakah itu saham saham bluechip? Saham bluechip ialah adalah tipe saham terbaik dari beberapa perusahaan dengan performa terbaik. Disamping itu perusahaan itu termasuk oke di lantai bursa dan mempunyai trek record yang stabil dalam kurun waktu panjang.

  1. Investasi Property

Disamping emas dan saham, investasi property banyak juga dilirik dan dijalankan warga. Satu diantaranya ialah investasi dalam model rumah yang telah bisa dibuktikan sanggup mendatangkan keuntungan berlipat-lipat di masa datang. Karena nilai rumah/tanah bisa ditegaskan tiap tahunnya itu akan bertambah secara nilai.

 

Secara hitung-hitungan kasar, kemungkinan tiap tahunnya nilai investasi property akan alami peningkatan yang dapat capai 20%. Tetapi ingat investasi rumah ini termasuk “mahal”, karena itu dapat ditegaskan cuman mereka yang berkocek tebal saja yang rajin melakukan investasi di bidang property ini. Tetapi sesuai dengan harga yang mahal, return dari investasi ini juga tentu saja menarik.

  1. Obligasi

Tipe investasi yang ini umumnya benar-benar dicintai oleh beberapa pebisnis dan investor. Apakah itu obligasi? Obligasi sebagai surat hutang yang diberikan oleh peminjam ke pemberi utang. Dalam surat ini nanti akan tertera nama Anda sekaligus tanggal jatuh termin dari utang. Dalam surat hutang itu ada bunga sebagai kewajiban utang. Umumnya jangka waktu investasi dari obligasi mulai dari 1 tahun sampai sepuluh tahun.

  1. Tabungan Berjangka

Investasi berbentuk Tabungan Berjangka memanglah belum sepopular deposito atau tabungan biasa. Walau sebenarnya, tabungan berjangka ini menawarkan keuntungan yang lumayan besar. Berdasar mekanismenya, tabungan ini akan memaksa Anda untuk teratur menabung sepanjang jangka waktu yang sudah disetujui di awal. Tidak sama dengan tabungan biasa, tabungan berjangka memberi bunga yang semakin tinggi dibanding tabungan biasa. Walau demikian, tabungan berjangka ini mempunyai kekurangan. Yakni tidak dapat cairkan uangnya setiap saat. Karena uang tabungan ini cuman dapat diambil sesuai jangka waktu atau jatuh termin yang sudah ditetapkan awalnya.

  1. Reksa Dana Saham

Tipe investasi reksa dana saham ini cukup populer di sekarang ini. Anda bisa pilih investasi ini sesuai arah keuangan yang ingin diraih. Tercatat ada empat jenis reksa dana yaitu: reksa dana saham, reksa dana pasar uang, reksa dana penghasilan rutin, dan reksa dana kombinasi. Mekanismenya sama dengan melakukan investasi pada saham umumnya. Bedanya berbentuk investasi ini akan diibantu dengan seorang manager investasi . Maka manager investasi yang bakal pilih beberapa produk saham yang terbaik untuk Anda.

Trending:  IPO adalah: Kenali Makna, Tujuan Serta Persyaratannya

Factor itu menjadi satu diantara kelebihan yang dijajakan. Karena itu investasi di saham ini termasuk baik untuk beberapa pemula yang belum memahami benar masalah investasi saham tetapi ingin coba bermain saham. Kesamaannya dengan saham biasa ialah ada konsep high risk, high return. Nach, dari 6 tipe investasi jangka panjang yang telah diterangkan di atas, Anda harus juga jeli dalam tentukan opsi investasi dan yakinkan mempunyai dana tertentu untuk investasi. Seharusnya tidak boleh memakai uang untuk keperluan lain untuk melakukan investasi.

Resiko Investasi Jangka panjang

Walau mempunyai potensi hasilkan keuntungan, tetapi sebagai investor seharusnya harus waspada. Karena tiap investasi tentu mempunyai resiko didalamnya. Saat lakukan investasi jangka panjang itu dikenali istilah konsep high risk and high return . Maka dalam investasi jangka panjang itu makin tinggi resikonya karena itu makin tinggi juga kekuatan keuntungannya.

Konsep high risk dan high return harus dengan jeli digenggam untuk beberapa investor. Sepanjang sanggup mengelolanya karena itu hasil investasi yang dimasukkan akan sebanding dengan hasil dicapai nanti. Minimal ada enam resiko yang harus dipahami dari investasi jangka panjang. Yaitu: resiko pasar, resiko suku bunga, resiko inflasi, resiko likuiditas, resiko nilai ganti mata uang, dan resiko negara.

  • Resiko Pasar

Resiko yang ada karena ada sentimen keuangan yang kerap disebutkan resiko terstruktur. ini selalu dirasakan investor dan tidak bisa dijauhi. Bahkan di tingkat berlebihan, investor kemungkinan bisa alami hal yang terburuk, yaitu capital loss. Beberapa hal seperti rumor negatif, peralihan cuaca politik, kekacauan, dan krisis ekonomi demikian mempengaruhi diagram pasar. Sebagai contoh imbas pandemi virus Covid-19 yang bukan hanya menerpa Indonesia tetapi juga penjuru dunia. Efeknya pada pasar membuat semua aktivitas ekonomi dunia menurun, dimulai dari beberapa saham yang jeblok sampai fluktuasi nilai Rupiah pada Dolar yang makin naik. Keadaan ini membuat beberapa investor cemas dan memulai menarik mayoritas dananya supaya nilai investasinya tidak makin jatuh. Seharusnya investor tidak boleh cemas pada keadaan seperti ini. Karena umumnya cuman beberapa waktu apabila kondisinya normal kembali, karena itu semua harga akan konstan kembali.

  • Resiko Suku Bunga

Resiko suku bunga sebagai resiko karena ada nilai relatif bunga. ini ada karena resiko peralihan suku bunga yang terjadi di pasar. Hingga automatis memengaruhi nilai investasi. Umumnya jika ada peningkatan tingkat suku bunga karena itu harga obligasi akan alami pengurangan dan begitupun kebalikannya. Resiko suku bunga ini bisa diukur sama sesuai jangka waktu obligasinya. Misalkan, suku bunga obligasi 8%-10%, selanjutnya Pemerintahan mengeluarkan sukuk retail dengan tingkat suku bunga 13%. Karena itu, tentunya investor semakin lebih tertarik sama sukuk retail dari pemerintahan.

  • Resiko Inflasi

Resiko inflasi muncul karena banyaknya uang yang tersebar hingga harga konsumsi makin bertambah, sedang daya membeli warga turun. Keadaan semacam ini kerap disebutkan resiko daya membeli. Ada inflasi ini mengakibatkan nilai uang kontan ikut juga menyusut. Misalkan, investor mempunyai 40% dari portfolio tunai sejumlah Rp10 juta. Selanjutnya terjadi inflasi capai 5%, karena itu memiliki arti investor akan kehilangan nilai portfolio sejumlah Rp2 juta /tahunnya karena inflasi.

  • Resiko Likuiditas

Resiko likuiditas ini terjadi karena susahnya sediakan uang kontan dalam jangka waktu tertentu. Suatu hal dipandang likuid jika tidak ada pasar yang siap beli. Umumnya resiko likuiditas ini terjadi pada pasar yang volumenya kecil atau termasuk masih baru . Maka investor harus eksta berhati-hati bila melakukan investasi pada pasar yang masih relatif baru.

  • Resiko Nilai Ganti Mata Uang

Resiko nilai ganti mata uang terkait dengan nilai ganti Rupiah pada mata uang asing. ini disebutkan exchange rate risk atau currency risk. Dinamika peralihan kurs yang terjadi di pasar munculkan resiko valas atau nilai ganti mata uang. Misalkan, investor diwajibkan untuk menggunakan mata uang Poundsterling saat akan memberikan investasinya. Pada saat yang bertepatan, kurs Rupiah pada Poundsterling sedang jeblok, hingga harus investor harus keluarkan Rupiah dengan nominal yang besar . Maka seharusnya, investor harus bisa membaca peluang yang terjadi dari jalinan di antara dua mata uang saat sebelum putuskan investasi jangka panjang.

  • Resiko Negara

Resiko negara atau country risk ialah resiko yang berkaitan dengan beberapa hal yang terkait dengan politik di satu negara. Investasi bisa alami ketidakberhasilan bila satu negara digoncang rumor politik; seperti kekacauan, naik-turunnya kerja-sama antara negara, bahkan juga yang lebih serius jika terjadi penggulingan pemerintah yang syah atau kup. Karena itu, investor harus berpikiran jeli dan membaca keadaan politik yang terjadi saat sebelum memutuskan lakukan investasi di satu negara tertentu.

Trending:  Startup Persiapkan untuk IPO, Pahami Cara Investasi Saham Unicorn.

Ke enam resikotersebut   adalah beberapa hal yang tidak bisa diatasi investor. Karena seutuhnya dikuasai oleh factor external. Keadaan yang tidak pasti bisa mempengaruhi nilai dari investasi jangka panjang.

Panduan Taktik Sukses Investasi Jangka Panjang

  1. Tentukan Investasi Jangka Panjang yang Dipahami

Lihat dengan detil investasi apa yang bakal dilaksanakan. Janganlah sampai Anda tidak ketahui benar-benar hingga nanti dapat memunculkan rugi yang besar. Sebagai contoh, bila Anda mengawali investasi saham karena itu seharusnya ketahui sangkut-paut investasi itu secara baik.

  1. Mulai Investasi jangka panjang Sekencang Mungkin

Salah satunya taktik yang dipakai Warren Buffet dalam investasi saham ialah mengawali secepat-cepatnya investasi. Makin lama uang diinvestasikan karena itu keuntungan yang didapat akan makin besar . Maka tidak boleh sangsi untuk mengawali investasi sejak awal kali. Karena lakukan investasi bisa jaga asset kekayaan kamu di masa datang.

  1. Penyesuaian dan Sabar

Taktik penyesuaian dan sabar ini terlihat sepele. Tetapi sebetulnya investasi jangka panjang memang memerlukan kesabaran yang tinggi. Arahya agar bisa memetik keuntungan besar. Karena tanpa kesabaran bisa jadi Anda menghentikan investasi di tengah dan memperoleh keuntungan yang tidak berapa besar. Investasi jangka panjang benar-benar dianjurkan untuk orang yang ingin menjaga dan meningkatkan asset kekayaan di masa datang. Tanpa investasi, kemungkinan uang dan asset yang Anda miliki sekarang ini akan habis dalam sekejap.

APLIKASI PENGHASIL UANG 2021