beli mobil pake receh

Beli Mobil Dengan Uang Receh, Emak Emak Bawa Toples Berisi Uang Receh

Tidak ada hal yang tidak mungkin asal kita mau berusaha, berawal dari hal kecil sekalipun. Seperti seorang ibu di Bulukumba, Sulawesi Selatan, yang beli mobil dengan uang receh hasil tabungan yang ia kumpulkan.

Ibu tersebut bernama Marni (46) yang merupakan istri dari Hengki (52), warga Dusun Allu, Desa Tamatto, Kecamatan Ujungloe, Kabupaten Bulukumba. Pasutri tersebut berhasil mengumpulkan uang receh mulai dari koin 500 rupiah guna mewujudkan impian memiliki mobil baru seharga Rp 267,8 juta.

Marni menceritakan awal mula menabung agar bisa mempunyai Mobil Minibus tersebut. Ia mengawali niat menabungnya sekitar 5 tahun yang lalu, dengan mulai menabung dari nominal kecil dan  tidak meremehkan hal yang kecil. Dengan niat yang bulat dan usaha keras, ibu Marni mengumpulkan uang mulai dari recehan koin terkecil, yaitu 500 rupiah dari hasil berjualan mulai dari obat-obatan, buku tulis, aksesoris wanita, sampai mainan anak-anak ke pasar.

Ia menyimpan uang hasil tabungannya ke dalam karung sembako yang ia letakkan di belakang pintu kamar rumahnya. Ketika dirasa cukup, ia kemudian memberanikan diri datang ke dealer mobil yang diimpikannya di Kalla Bulukumba untuk membawa pulang satu unit Toyota Rush TRD.

Untuk membawa uang tersebut ke dealer, ibu Marni sebelumnya memiliki inisiatif menukarkan uang tersebut ke Bank. Namun, ia diminta kembali ke rumah untuk merapikan uang miliknya lantaran petugas bank kekurangan tenaga. Uang yang ia tabung dikumpulkan menurut jenis dan besarannya. Untuk uang koin ia diminta memilah dengan men solasi dulu menurut besaran nominalnya. Pasal, koin yang dikumpulkan mulai dari 500 rupiah, juga 1.000 rupiah. Tidak hanya itu, ia juga mengumpulkan uang kertas mulai dari nominal 1.000 sampai 5.000 rupiah.

Trending:  Melawan Maut, Segini Upah Mekanik Penyelam Benahi Kabel Internet

Ketika dijumlah, Uang koin tersebut memiliki total Rp 52 juta, uang kertas dan pecahan kertas baru sekitar Rp 50 juta. Setelah itu ia menghubungi Suandi Bali selaku pihak Marketing yang siap membantunya. Alhasil,  uang yang ia bawa terdiri dari puluhan toples, beberapa kresek, dan kardus yang berisi uang receh. Sementara sisa pembayaran proses pembeliannya dilakukan melalui transfer bank.

Menurut Suandi Marketing Toyota Kalla Bulukumba, Ibu Marni membawa uang koin yang dimasukkan pada sekitar 20 toples, kantong kresek, sekitar delapan kantong berisi uang koin Rp 500 rupiah. Uang kertas yang dimasukkan kedalam dus besar, dimana kardus tersebut berisi pecahan mulai dari Rp 1.000, Rp 2.000, dan Rp 5.000, dengan niminal Rp 1.000 paling banyak.

Meski membutuhkan waktu untuk menghitung, menurut Suandi semua uang itu sama. Bahkan, ia menghargai apa yang dilakukan bu Mirna, Demi mewujudkan impian bertekad mengumpulkan uang dari nominal terkecil.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *