Bahagia Bisa Meningkatkan Imun, Benarkah ?

Azza Azzahra

Wartaberitabaru.com – Setujukah anda, jika bahagia bisa meningkatkan Imun atau daya tahan tubuh ?. Banyak orang mengatakan bahwa orang sakit harus tetap aktif dan bahagia agar daya tahan tubuh bisa meningkat. Sebetulnya, apa sih hubungan antara Bahagia dan penambahan daya tahan tubuh.

di musim pancaroba seperti sekarang, banyak orang dihimbau untuk memelihara daya tahan tubuh agar tetap bugar dan sehat. Mengolah fikiran agar tidak stres dan selalu berpikir positif dianjurkan sebagai salah satu cara menambah daya tahan tubuh.

psikolog dan peneliti di Pusat Psikoneuroimunologi di UCLA mengatakan, pikiran positif memiliki peranan yang lebih baik dari pikiran negatif. Hal itulah yang memungkinkan adanya hubungan dengan kekebalan tubuh.  Tetap tenang dan yakin untuk selalu bahagia, ternyata bisa membantu menjaga kesehatan. Menurut Sebuah jurnal yang terbit dalam SAGE pada 2020 menyebut, orang yang senang terbukti lebih sehat.

 

Studi tersebut menyertakan 155 orang dewasa di AS pada kurun waktu 6 bulan memperlihatkan bahwa mereka yang bahagia lebih sehat dan tidak mudah sakit. 100 peserta diantaranya menunjukkan bahwa bahagia dapat menambah kesejahteraan, meningkatkan sistem imun tubuh dan lebih tahan sehingga tidak gampang terserang penyakit.

 

Lalu, Apa Kaitan Bahagia Bisa Meningkatkan Imun ?

Melansir dari Sebuah studi dalam National Library of Medicine pada 2006, orang dewasa yang fikirannya sedang tidak baik atau tidak bisa mengelola stres mempunyai aksi imun yang lemah. Suasana hati, rasa optimis , stres, dapat berpengaruh terhadap kinerja sitokin.

Sitokin adalah protein khusus yang membawa pesan antar sel pada sistem kekebalan tubuh kita. Setelah itu, Sitokin akan membawa amanat yang diberikan pada sel darah putih untuk bergerak ke arah jaringan yang sedang mengalami infeksi virus atau sedang meradang.

Walau stres, umur, serta pengobatan yang dilakukan tidak selalu berhubungan dengan produksi sitokin, akan tetapi orang dewasa yang lebih tidak bahagia, sering merasa capek, dan mempunyai  gangguan suasana hati mempunyai respect sitokin yang buruk. Jika sudah begitu, tubuh gampang terpapar berbagai penyakit.

Tidak dipungkiri Stres dapat menambah kadar hormon kortisol dalam tubuh. Kortisol yang kadarnya berlebih itu bisa  menjadi penyebab susah tidur, berat badan berlebih sampai tekanan darah tinggi.

kerja kortisol baru akan mengalami hambatan ketika seseorang benar-benar merasa stres berat dalam periode waktu yang lama. Efek hormon kortisol baru akan mengacak daya tahan tubuh ketika stres berlangsung berat dan dalam waktu yang panjang. Stres disni adalah kemmpuan sesorang untuk  mendiagnosa secara objektif (oleh dokter) bukan subjektif.

 

Dikutip dari Healthline, orang yang ber bahagia mempunyai kans besar untuk menjalankan pola hidup lebih sehat. Mereka yang bahagia akan memelihara sistem kekebalan tubuhnya, agar bisa lebih kuat dengan makan bergizi seimbang secara teratur, serta melakukan olahraga.

Tidak hanya bahagia, mengucap syukur terus menerus, bersyukur tiada henti, berolahraga, menggunakan waktu dengan keluarga di rumah bisa membantu Anda lebih bahagia.

Menurut Healthline, orang yang senang lebih mungkin untuk menjalankan pola hidup lebih sehat. Mereka akan menjaga sistem kekebalan tubuhnya lebih kuat dengan makan bergizi seimbang secara teratur. Beberapa cara bisa membantu Anda tetap bahagia saat masa pandemi seperti saat ini. Lebih banyak bersyukur, berolahraga, dan menghabiskan waktu dengan keluarga di rumah bisa membantu Anda lebih bahagia.

Also Read

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer